You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
500 Peserta Ikuti Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
photo Nurito - Beritajakarta.id

500 Peserta Ikut Penyuluhan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa, Kamis (4/5), mengikuti penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba dan literasi digital yang digelar TP PKK DKI Jakarta bersama TP PKK Pusat di Auditorium Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri di Kalibata, Jakarta Selatan.

Ini sebagai sarana menanamkan jiwa positif kepada remaja berkualitas

Kegiatan ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)  Pusat,  Tri Tito Karnavian dan Penjabat (Pj) Ketua TP PKK DKI, Mirdiyanti. Dilanjutkan dengan pembacaan teks deklarasi anti penyalahgunaan narkoba oleh 25 pelajar SMA, wakil dari peserta penyuluhan.

Pj Ketua TP PKK DKI, Mirdiyanti mengatakan, kegiatan ini akan digelar tiga kali dalam rentang waktu berbeda. Mulai Kamis 4 Mei, Rabu 25 Juli dan Selasa 5 September 2022, dengan total jumlah peserta 1.500 pelajar dan mahasiswa.

50 Peserta Ikut Sosialisasi Bahaya Narkoba di RPTRA Bango Krukut Pola

"Ini sebagai sarana menanamkan jiwa positif kepada remaja berkualitas yang mampu menjadi penerus pejuang bangsa. Diharapkan, ini bisa menambah wawasan remaja, terutama pelajar dan mahasiswa, terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba," ujar Mirdiyanti .

Selain itu, lanjut Mirdiyanti, kegiatan ini juga memotivasi generasi muda agar lebih produktif dalam memajukan teknologi dan meningkatkan perekonomian, sekaligus membentuk remaja Jakarta lebih arif bijaksana dalam menyongsong masa depan yang lebih cemerlang.

"Kami akan terus berperan, membantu pencegahan penyalahgunaan narkoba pada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi seperti ini," tukasnya.

Hal senada diutarakan Ketua TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Menurut dia, penyuluhan ini menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai peserta karena mereka merupakan aset bangsa yang harus dibina.  

"Generasi muda adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Karena itu, perlu dilakukan pembinaan dan pembekalan agar memiliki kekuatan mental dan karakter yang baik. Sehingga bisa menghadapi tantangan kehidupan yang luar biasa di masa akan datang," ucapnya.

Disebutkan Tri, bahaya penyalahgunaan narkoba saat ini sudah menjadi bencana nasional. Sebab tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, tapi penyebarannya  sudah sampai ke pelosok daerah.

"Kami berpesan agar generasi muda tidak terpengaruh atau terbawa penyalahgunaan narkoba," tandasnya.

Untuk informasi, penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba ini menghadirkan narasumber Rotua Sihotang, Koordinator Dua Direktorat Narkoba BNN dan moderator Hernalom Gultom, Sekretaris Pokja 4 PKK DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3710 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye997 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye961 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye880 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye763 personBudhi Firmansyah Surapati